• admin
  • 06 June 2024

Pelatihan Manajemen Keuangan dan Pengembangan Usaha Kecil Skala Rumah Tangga Kabupaten Seram Bagian Timur

Para pelaku usaha di desa-desa lokasi program BangKIT masih sering mencampuradukkan antara keuangan usaha dan keuangan rumah tangga yang berimplikasi pada ketidakstabilan keuangan dan risiko keuangan usaha serta rumah tangga. Selain itu dalam mengembangkan usaha yang ada, kapasitas para pelaku usaha masih memiliki keterbatasan dalam hal pengetahuan strategi usaha dan akses terhadap sumberdaya yang ada. Kebutuhan peningkatan kapasitas berkaitan manajemen keuangan dan pengembangan usaha kecil skala rumah tangga di Kabupaten Seram Bagian Timur merupakan salah satu inisiatif yang muncul dalam lokakarya perencanaan penghidupan berkelanjutan desa Program BangKIT. 

Program BangKIT memfasilitasi pelaksanaan kegiatan pelatihan manajemen keuangan dan pengembangan usaha kecil skala rumah tangga yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial keuangan pelaku usaha kecil skala rumah tangga dan UMKM dalam hal pengelolaan keuangan dasar usaha, pelaporan keuangan, pembukuan atau pencatatan transaksi, laba dan rugi, pengelolaan kas dan perencanaan anggaran usaha, serta kapasitas keterampilan dan pengetahuan pelaku usaha dalam strategi pengembangan usaha melalui pendekatan perencanaan bisnis model canvas, diversifikasi, standarisasi kualitas dan perizinan produk dan usaha, strategi branding dan penggunaan teknologi informasi untuk perluasan pemasaran, pengembangan jaringan dan kemitraan serta akses terhadap permodalan.


Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam 2 hari tanggal 4-5 Juni 2024 di Hotel Mutiara Kabupaten SBT. Pelatihan ini diikuti 15 desa dari 3 kecamatan di kabupaten SBT dengan total peserta sebanyak 28 orang. Peserta pelatihan merupakan kelompok perempuan di desa yang melakukan aktivitas usaha kecil skala rumah tangga dalam penghidupannya. Sementara tenaga pelatih dan narasumber berasal dari profesional praktisi keuangan, pelaku usaha kecil, perbankan dan pemerintah daerah SBT melalui Dinas Koperasi, UMKM, perindustrian dan Perdagangan Kabupaten SBT.

Kegiatan dibuka oleh perwakilan Pokja Penghidupan Berkelanjutan Kabupaten SBT diwakili oleh Kepala Dinas Koperasi, UMKM, perindustrian dan Perdagangan Kabupaten SBT, Bapak Adam Rumbalifar. Dalam sambutannya, Pak Adam menyampaikan bahwa pemerintah daerah SBT tahun ini memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM melalui penyediaan Galeri UMKM yang berfungsi sebagai media untuk promosi produk pelaku usaha di Kabupaten SBT. Pemerintah Daerah SBT akan memberikan subsidi terhadap produk UMKM yang akan dibeli dan di promosikan di Galeri UMKM tersebut. Pak Adam berharap kepada para pelaku usaha yang mengikuti pelatihan ini agar dapat mengikuti keseluruhan rangkaian pelatihan dan mempraktekkan serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh pada usaha masing-masing di desa. Dalam kesempatan ini juga, Pak Adam menyampaikan apresiasi kepada Program BangKIT yang selama ini membangun koordinasi yang erat dengan pemerintah daerah serta memberikan dukungan peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha di desa-desa lokasi program BangKIT.

Ibu Umi Ati Rumahlolas salah seorang peserta dari Desa Buan Kataloka yang menjalankan usaha kios jualan barang campuran berharap melalui pelatihan ini dia dapat mengelola dengan lebih baik keuangan usahanya sehingga tercatat dengan baik dan secara benar, serta keuntungan usaha dapat terhitung untuk dialokasikan bagi pengembangan usaha. Selain itu dengan dukungan pemerintah maupun Lembaga perbankan mereka dia dapat mengetahui syarat dan cara untuk memperoleh penambahan modal jika akan mengembangkan usahanya.